Nara dengan nuansanya di jantung Kansai, sekitar satu jam perjalanan dari Kyoto menjadi kapsul waktu dari masa kejayaan Jepang kuno. Kota ini adalah ibu kota pertama Jepang pada abad ke-8 menjadi tempat lahirnya banyak tradisi. Namun Nara bukan sekadar sejarah. Ia hidup, napasnya menyatu dengan suara gemerisik pepohonan, langkah kaki para peziarah, dan gerak lincah rusa-rusa jinak yang berkeliaran bebas. Berikut ini beberapa destinasi wisata yang sangat wajib untuk kalian kunjungi saat berwisata ke kota satu ini.
🦌 1. Nara Park (奈良公園 – Nara Kōen)
Di Jepang, ada sebuah taman luas tempat rusa-rusa berkeliaran bebas, berbaur dengan pengunjung tanpa rasa takut. Tempat itu adalah Nara Park, jantung spiritual dan simbol hidup dari kota kuno Nara, Prefektur Nara, Jepang. Nara Park membentang seluas lebih dari 500 hektar, menjadikannya salah satu taman kota terbesar dan tertua di Jepang. Yang menjadikan Nara Park benar-benar unik adalah sekitar 1.200 ekor rusa liar yang bebas berkeliaran di seluruh taman. Dalam kepercayaan Shinto, rusa dianggap sebagai utusan para dewa, khususnya dewa Kasuga yang disembah di Kuil Kasuga Taisha.
🛕 2. Todai-ji (東大寺 – Kuil Buddha Besar)
Di tengah hutan damai dan rusa-rusa jinak Nara Park, berdiri sebuah struktur kayu kolosal yang seolah tak tergoyahkan oleh waktu. Todai-ji, salah satu kuil Buddha paling penting dan ikonik di Jepang. Todai-ji berarti “Kuil Timur Besar”, didirikan pada tahun 752 M oleh Kaisar Shōmu sebagai pusat penyebaran agama Buddha di seluruh Jepang. Meski telah dua kali hancur karena kebakaran dan dibangun ulang, Daibutsuden (大仏殿) masih menjadi salah satu struktur kayu terbesar di dunia. Di dalam aula, berdiri patung Buddha Vairocana setinggi hampir 15 meter, terbuat dari perunggu dengan berat lebih dari 500 ton.
🛕 3. Kasuga Taisha Dengan Nuansa Ketenangan Nara
Tersembunyi di balik rimbunnya hutan Nara dengan nuansanya dan jalur setapak yang tenang, berdiri sebuah kuil berwarna merah terang yang memancarkan aura suci dan megah. Kasuga Taisha (春日大社) bukan hanya salah satu kuil Shinto paling suci di Jepang, tapi juga permata spiritual. Didirikan pada tahun 768 M oleh Klan Fujiwara — salah satu keluarga bangsawan paling berpengaruh dalam sejarah Jepang. Kuil ini dibangun di kaki Gunung Kasuga (春日山), dan dipercaya bahwa salah satu dewa turun ke gunung tersebut dengan mengendarai rusa putih.
🌿 4. Taman Botani Manyo & Hutan Kasugayama
Jika kuil-kuil dan patung Buddha di Nara adalah lambang kebijaksanaan spiritual, maka Taman Botani Manyo dan Hutan Kasugayama adalah jiwa alamnya. Terletak di sebelah timur Kasuga Taisha, tempat ini adalah surga hijau yang menghadirkan perpaduan unik antara flora Jepang kuno dan hutan perawan yang dilindungi sejak abad ke-8. Terletak di sebelah timur Kasuga Taisha, tempat ini adalah surga hijau yang menghadirkan perpaduan unik antara flora Jepang kuno dan hutan perawan yang dilindungi sejak abad ke-8. Taman ini dinamai dari “Manyoshu” (万葉集) — antologi puisi tertua Jepang yang disusun pada abad ke-8. Taman Botani Manyo dan Hutan Kasugayama bukan tempat wisata biasa. Ini adalah perjalanan spiritual ke masa lalu Jepang,
🏘️ 5. Nuansanya Naramachi Distrik Nara
Ketika kamu telah memberi makan rusa di Nara Park dan menatap Buddha raksasa di Todai-ji, jangan buru-buru pulang. Berbeloklah ke arah selatan dari pusat kota, dan kamu akan menemukan Naramachi (奈良町). sebuah distrik tenang penuh rumah kayu tradisional, gang-gang sempit, dan keajaiban kecil yang membawa kita ke masa lalu Jepang yang nyaris terlupakan. Naramachi dulunya adalah kawasan perumahan dan perdagangan yang tumbuh di sekitar Kuil Gango-ji, salah satu kuil Buddha tertua di Jepang. Banyak machiya (町家) — rumah kayu bergaya khas pedagang — masih berdiri hingga hari ini, direstorasi dan difungsikan kembali sebagai museum, toko, dan kafe.
Nara bukan kota yang hingar bingar. Ia pelan, penuh nuansa, dan menenangkan. Tapi justru di situlah letak keindahannya. Di antara langkah kaki di jalanan batu, suara denting lentera tua, dan tatapan tenang patung Buddha raksasa, kamu akan menemukan kedamaian yang mungkin telah lama kamu cari.